Mengenal Reksa Dana dan Jenis-Jenisnya


reksa dana

Artikel berikut membahas hal yang berkaitan dengan Reksa Dana dan Jenis-Jenisnya. Selamat Membaca.

Di era serba digital saat ini, banyak hal dapat dilakukan secara online. Salah satu aktivitas yang dapat dilakukan adalah membeli produk secara online di aplikasi e-commerce. Semakin hari e-commerce atau belanja online semakin digemari. Ingin belanja dari barang yang murah hingga yang mahal, sekarang bisa dilakukan secara online.

Contoh lainnya yang dapat dilakukan secara online adalah membeli reksadana secara online. Rerikut ini artikel yang berkaitan dengan reksadana yang dapat dibeli secara online. Zaman sekarang, masyarakat kini mulai menggemari investasi secara online. Salah satu alasannya, karena bisa diakses dimana pun dan kapan pun Anda mau.

Lihat Juga : Mengenal Saham (Stock) Serta Untung Ruginya

Mengenal Reksa Dana

Reksadana merupakan salah satu instrumen investasi yang minim resiko dan memiliki imbal hasil yang lebih baik dari produk investasi perbankan seperti tabungan dan deposito. Instrumen ini dapat dibeli secara online dengan nominal yang sangat terjangkau. (Bahkan ada beberapa reksadana dapat dibeli melalui manajer investasi mulai dari Rp.10.000).

Jenis – Jenis Reksa Dana

Reksadana terdiri dari beberapa jenis berdasarkan aset yang dikelolanya, antara lain :

  • Reksadana saham,
  • Reksadana pendapatan tetap atau obligasi
  • Reksadana campuran.
  • Reksadana pasar uang.

Berikut ini penjelasannya.

Reksadana saham merupakan pilihan investasi yang cocok untuk investasi jangka panjang (di atas 5 tahun) karena bisa memberikan imbal hasil yang tinggi dengan ketentuan dana awal yang rendah.

Reksadana campuran cocok untuk investasi jangka menengah (antara 3-5 tahun), dan umumnya memberikan pertumbuhan lebih tinggi daripada reksadana obligasi, dengan tingkat volatilitas yang lebih rendah daripada reksadana saham.

Reksadana pendapatan tetap atau obligasi cocok untuk investasi jangka menengah (1-3 tahun) sebab memberikan imbal balik yang lebih tinggi daripada reksadana pasar uang.

Reksadana pasar uang cocok untuk investasi jangka pendek (di bawah 1 tahun). Reksadana ini menempatkan investasi pada efek utang jangka pendek seperti sertifikat deposito, surat berharga komersial, dan SBI. Imbal hasil (return) yang diberikan juga lebih tinggi daripada bunga tabungan dan deposito.

Mulai Berinvestasi dengan Reksa Dana

Ada beberapa hal yang perlu Anda mencermati sebelum membeli atau berinvestasi reksadana. Berikut ini ulasannya

1. Pahami Produk Investasi Reksadana yang ingin di beli

Saat memulai sebuah investasi, hal pertama yang wajib untuk Anda pahami sebelum berbelanja produk investasi secara online adalah memahami produk yang ingin dibeli.

Jika Anda belum pernah berinvestasi di produk investasi manapun hal ini menjadi sebuah kewajiban, memahami produk investasi yang akan Anda beli itu penting agar terhindar dari jebakan investasi palsu atau investasi bodong.

Catatan : 

Jika Anda ingin mengetahui sebuah produk reksadana yang akan Anda beli, Anda bisa mengetahui track record produk tersebut dengan membaca prospektus.

Lihat Juga : Mirae Asset Sekuritas Indonesia : Cara membuka rekeningnya

2. Pahami Jenis Kerja Reksadana

Langkah selanjutnya adalah Anda perli memahami jenis, tujuan dan jangka waktu investasi Anda. Pilihlah jenis reksadana yang sesuai dengan tujuan investasi Anda. Setiap jenis reksadana memiliki karakter dan keunggulan masing-masing. Anda perlu menyesuaikan pilihan investasi Anda dengan profil investasi Anda. Selain itu, Anda juga bisa melakukan diversifikasi agar hasil investasi yang diperoleh bisa maksimal.

Lihat Juga : Profil PT. Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI)

(Sumber)

Have any Question or Comment?

One comment on “Mengenal Reksa Dana dan Jenis-Jenisnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Postingan Terbaru

Arsip