Mengenal Candle Hammer

Candle hammer

Pada Postingan berikut akan dijelaskan hal yang berkaitan dengan Candle Hammer. Selamat membaca.

Apa itu Candle Hammer

Sesuai dengan namanya, Pola Candle hammer berbentuk palu. Pola ini memiliki bayangan bawah setidaknya dua kali lebih panjang dari ukuran body yang sebenarnya. Candle Hammer merupakan satu jenis pola yang paling umum dan mudah untuk diidentifikasi dalam analisis teknikal. Pola ini digunakan pada analisis grafik pada perdagangan Saham, Forex, Crypto maupun komoditas lainnya (Seperti : Crude Palm Oil (CPO), Batu Bara, Gold, dan lain sebagainya) . Hammer candlestick merupakan pola pada grafik harga yang terjadi ketika suatu sekuritas diperdagangkan secara signifikan dan lebih rendah dari pembukaannya, tetapi reli dalam periode penutupan mendekati harga pembukaan. Pola ini juga biasanya menjadi indikasi reversal.

Lihat Juga : Mengenal Istilah Gaps Pada Saham

Contoh Candle hammer

(Sumber gambar : https://www.tradingview.com/chart/)

Lihat Juga : Mengenal Candle Marubozu

Perbedaan Hammer Candlestick dan Doji

Perbedaan Hammer candlestick dan Doji terletak pada bentuk tubuhnya. Bentuk tubuh Doji lebih kecil jika dibandingkan dengan Hammer. Selain itu, Doji juga merupakan candle yang menandakan adanya keragu-raguan dengan adanya pola bayangan di atas dan bawah. Doji candle juga dapat digunakan untuk penanda adanya pembalikan harga atau kelanjutan tren di pasar.

Sedangkan, Hammer candlestick adalah pola yang muncul setelah adanya penurunan harga pada suatu aset. Hal ini menandakan adanya potensi pembalikan naik. Bentuk pola pada Hammer juga hanya memiliki bayangan di bawah yang lebih panjang dari tubuh pola tersebut.

Penutup

Candle hammer

Seperti yang sudah dijelaskan di atas Pola candle Hammer memiliki bentuk candle yang seperti palu. Ciri khasnya adalah shadow cuma satu. Biasanya menjadi indikasi reversal. Kebalikan dari pola candle Hammer adalah Inverted Hammer. Kemunculan candlestick hammer pada saat tren bearish memberikan sinyal pembalikan arah (reversal) menjadi tren bullish dan juga dapat menjadi garis support (support line).

Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Related Post