Harga Bitcoin Hampir 700 Juta


Harga Bitcoin

Jakarta, CNBC Indonesia

Penyebab Harga Bitcoin Meroket

Harga Bitcoin terus mencetak rekor usai Tesla Inc, perusahaan mobil listrik besutan Elon Musk memborong investasi senilai Rp 21 triliun.

Mengutip CNBC International, harga Bitcoin melonjak melewati level $ 48.000 atau setara Rp 670 juta. Harga ini untuk kedua kalinya minggu ini dan diprediksi bisa mencapai US$ 50.000. Harga saat ini merupakan level tertinggi baru sepanjang masa. Bank of New York Mellon telah mengatakan akan menyediakan layanan untuk mata utang digital. Data berikut adalah harga 1 Bitcoin yang dihimpun pada tanggal 13 Februari 2021

Harga Bitcoin 2021

Lihat Juga : Apa itu Cryptocurrency dan Apa Jenisnya?

 

BNY Mellon, bank tertua asal Amerika dan penyedia kustodi utama mengatakan pada akan mulai mendanai bitcoin dan cryptocurrency lainnya. Perusahaan pada akhirnya akan mengizinkan aset crypto melewati jaringan keuangan yang sama. Jaringan ini digunakan untuk kepemilikan yang lebih tradisional seperti obligasi dan ekuitas AS.

“BNY Mellon menjadi bank global pertama yang mengumumkan rencana untuk menyediakan layanan terintegrasi untuk aset digital,” kata Roman Regelman, CEO layanan aset dan kepala digital di BNY Mellon, Kamis kemarin.

Faktor Meroketnya Harga

“Meningkatnya permintaan klien untuk aset digital, kematangan solusi canggih, dan meningkatkan kejelasan peraturan menghadirkan peluang besar bagi kami untuk memperluas penawaran layanan kami saat ini ke bidang yang sedang berkembang ini.”

BNY Mellon adalah firma keuangan besar terbaru yang menunjukkan dukungannya untuk mata uang digital. Pada hari Rabu, Mastercard mengatakan akan menawarkan dukungan untuk beberapa cryptocurrency di jaringannya tahun ini. Hal itu juga terjadi setelah pengumuman Tesla pada hari Senin bahwa ia telah membeli bitcoin senilai $ 1,5 miliar dan akan segera menerimanya sebagai bentuk pembayaran.

Reli Kenaikan Bitcoin

Harga Bitcoin telah naik lebih dari 60% sejak awal tahun setelah nilainya naik empat kali lipat pada tahun 2020. Reli koin digital telah didorong oleh peningkatan permintaan dari institusi.

Ada persepsi yang menyebutkan di kalangan investor bahwa uang kripto atau cryptocurrency sama halnya seperti aset safe haven lainnya yang mirip dengan emas.

Memang, sampai dengan saat ini, Bitcoin dan mata uang kripto lainnya tidak dikelola oleh otoritas pusat seperti bank, yang berarti investor sering kali tidak punya tempat untuk dituju jika dana mereka hilang atau dicuri.

Lihat Juga : Cara Mengelola Bisnis Kecil

Reli harga Bitcoin juga didorong oleh kebijakan MasterCard dan bank AS BNY Mellon memudahkan orang menggunakan dan memindahkan cryptocurrency, seperti dikutip dari AFP.

Itu terjadi beberapa hari setelah Tesla mengumumkan telah membeli $ 1,5 miliar dalam bentuk Bitcoin dan akan segera menerimanya sebagai pembayaran.

Namun, ada peringatan dari mantan regulator AS tentang pembelian besar-besaran bitcoin tersebut.

Sheila Bair, yang adalah ketua dari Perusahaan Penjamin Simpanan Federal AS selama krisis keuangan global, berkata: “Jauhi itu.”

Menurut Sheila, tidak ada yang tahu tentang keberlanjutan dari mata uang digital ini.

 

(Sumber)

Have any Question or Comment?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Arsip