Email: admin@tokoq88.com

Cara Mengelola Bisnis Kecil


Mengelola Bisnis

Setiap orang tentunya ingin memiliki pendapatan tetap. Ada bekerja sebagai pegawai di sebuah instansi, freelencer dan lainnya. Namun, diantara banyak pekerjaan tersebut tidak sedikit pula orang merintis pekerjaannya sendiri. Mereka memiliki bisnis sendiri untuk mendapatkan penghasilan tetap. Diperlukan perencanaan matang bagi yang baru ingin memulai bisnis kecil. Berikut ini cara mengelola keuangan bisnis.

Hal yang perlu diperhatikan dalam cara mengelola bisnis

Perlu langkah nyata dan disiplin bagi orang yang ingin memulai bisnis kecil-kecilan. Anda dapat mulai dengan membuat catatan lengkap mengenai keuangan. catatan keuangan berupa baik aliran uang (cash flow), membuat catatan omset harian, mingguan, dan bulanan, serta catatan pembelian usaha.

Hal ini menjadi seuatu yag penting agar jika suatu hari nanti usaha Anda menjadi besar, maka Anda tidak akan mengalami kesulitan dan mengelola keuangan. Alasan lain mengapa perlunya ada pencatatan keuangan adalah untuk mengukur kinerja dan target. Target dibutuhkan agar mengetahui  apakah usaha dan jerih payah Anda sudah tercapai atau belum.

 

Cara Mengelola Keuangan Bisnis Kecil

Banyak usaha kecil yang bangkrut padahal sebenarnya dapat berpotensi menjadi besar, hanya karena masalah manajemen keuangan bisnis yang kurang efektif. Soal mengatur keuangan usaha memang seringkali menjadi masalah yang sangat rumit bagi pengusaha pemula dan pemilik UKM. Mengelola keuangan bisnis secara efektif merupakan sebuah metode untuk menjaga laju atau aliran dana perusahaan agar tidak terjadi kebocoran yang berujung kerugian finansial. Bagi Anda yang ingin mengetahui dan memahami bagaimana mengelola keuangan bisnis, simak beberapa tips manajemen keuangan berikut ini.

Tips Sederhana Cara mengelola Keuangan Bisnis Kecil

Berikut ini merupakan beberapa tips manajemen keuangan sederhana yang dapat Anda lakukan untuk mengatur keuangan bisnis kecil yang efektif.

 

1. Mempelajari pembukuan keuangan

Bagi Anda yang ingin memulai bisnis kecil-kecilan, membuat pembukuan keuangan adalah sesuatu yang harus dilakukan. Hal ini bertujuan untuk mencatat aliran keuangan yang terjadi baik pemasukan maupun pengeluaran. Untuk mengelola pembukuan dengan efektif, paling tidak Anda perlu membuat 5 buku keuangan terpisah yang mencatat setiap transaksi yaitu :

  • Mencatat tansaksi keuangan berupa uang yang masuk dan Uang yang keluar di Buku arus kas
  • Memiliki buku persediaan barang,
  • Buku pembelian dan penjualan,
  • Membuat Buku hutang piutang, serta
  • Buku biaya dan pendapatan lain selain penjualan barang atau jasa.

cara mengatur keuangan

 

2. Wajib untuk memisahkan keuangan bisnis dengan keuangan pribadi.

Hal ini penting dilakukan untuk mengatur keuangan yang seimbang dan menghindari penggunaan uang penghasilan bisnis untuk keperluan pribadi. Pada umumnya, yang menjadi faktor utama kebangkrutan usaha kecil adalah karena tidak melakukan pemisahan keuangan bisnis dengan keuangan pribadi. Jika hal ini Anda lakukan, maka tidak jelas mana uang untuk bisnis, dan mana uang untuk keperluan pribadi. Anda dapat mengambil gaji dari hasil keuntungan usaha Anda sendiri untuk keperluan pribadi. Kerap kali para pelaku usaha kecil tidak memisahkan keuangan pribadinya dengan keuangan usaha. Alasannya adalah karena usaha yang masih kecil, sehingga dianggap belum kompleks. Padahal hal tersebut merupakan kesalahan fatal yang dapat mengakibatkan gagalnya bisnis yang Anda Jalankan.

Lihat Juga : Apa itu Cryptocurrency dan Jenis-Jenisnya

3. Memiliki perencanaan penggunaan uang dengan baik

Sebagai seorang pebisnis, Anda harus merencanakan penggunaan uang sebaik mungkin, apalagi saat Anda memiliki modal lebih banyak dari yang telah diperhitungkan. Sebaiknya Anda tidak menghamburkan uang meskipun saldo kas bisnis Anda dalam posisi mempunyai dana yang lebih dari cukup. Beikut perencanaan penggunaan keuangan Anda.

  • Sesuaikan rencana pengeluaran dengan target-target penjualan dan penerimaan kas sebaik mungkin.
  • Menunda rencana-rencana belanja modal jika tidak memberikan manfaat dalam meningkatkan penjualan atau menurunkan biaya-biaya.
  • Melakukan analisa cost and benefit untuk meyakinkan bahwa penggunaan uang Anda tidak akan sia-sia dan dapat memberikan return yang menguntungkan atau meningkatkan profit usaha.

4. Melakukan putaran kas secara efektif

Jangan hanya berpusat pada keuntungan, namun cara mengelola keuangan usaha juga meliputi bagaimana Anda mengelola hutang, piutang dan persediaan. Banyak usaha yang mengalami kesulitan kas meskipun catatan akuntansi mereka menunjukkan angka yang baik. Perhatikan bagaimana Anda memutar kas, karena putaran kas akan memperlambat jika termin penjualan kredit lebih lama daripada pembelian, atau jika Anda harus menyimpan persediaan barang dagangan. Anda harus mengusahakan termin penjualan kredit sama dengan pembelian kredit, dan Anda juga harus mampu menekan tingkat persediaan sedemikian rupa agar tetap dapat memenuhi order tanpa membebani keuangan.

 

Perencanaan Keuangan

 

5. Memastikan perhitungan keuntungan

Tujuan utama seorang pebisnis adalah untuk menghasilkan keuntungan. Namun apakah Anda mengetahui berapa keuntungan yang telah didapatkan dari bisnis? Menghitung keuntungan dengan tepat sama pentingnya dengan menghasilkan keuntungan itu sendiri, dimana bagian yang paling krusial dalam menghitung keuntungan adalah menghitung biaya-biaya. Sebagian besar biaya dapat diketahui karena melibatkan pembayaran uang tunai. Namun sebagian yang lainnya tidak berupa uang kas, seperti penyusutan dan amortisasi. Kemudian sebagian lagi belum terjadi namun perlu dicadangkan untuk dikeluarkan di masa mendatang, seperti pajak dan bunga pinjaman.

Lihat Juga : Filosofi Ki Hadjar Dewantara

6. Memanfaatkan pihak ketiga atau menggunakan software

Anda dapat menggunakan karyawan atau pihak ketiga untuk membantu melakukan pencatatan keuangan usaha kecil Anda. Berinvestasilah pada SDM, atau jika belum memungkinkan, Anda dapat menggunakan bantuan software khusus untuk mengelola keuangan bisnis Anda. Sudah ada banyak sekali software manajemen keuangan sederhana untuk usaha kecil yang dijual di pasaran. Harganya beragam sesuai kebutuhan Anda. Dengan menggunakan software tersebut, Anda dapat menghemat waktu dan pekerjaan Anda.

Itulah beberapa tips manajemen keuangan bisnis kecil yang dapat Anda ikuti. Gunakan software akuntansi online Jurnal yang cocok untuk digunakan para pelaku UKM di Indonesia. Jurnal hadir dilengkapi dengan fitur-fitur canggih yang dapat membantu Anda dalam mengerjakan pembukuan secara lebih mudah dan praktis. Dengan menggunakan Jurnal, Anda tidak perlu mengunduh dan menginstal aplikasi apapun pada komputer Anda. Hanya perlu mendaftar dan melakukan login, kemudian Anda dapat mulai mengerjakan pembukuan kapan dan dimana saja dengan mudah!

 

(Sumber)

Advertisement
loading...

Have any Question or Comment?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *